Perjalanan UNP Kediri dalam sertifikasi pendidik berakar kuat dari sejarahnya sebagai eks IKIP PGRI Kediri. Ketika pemerintah meluncurkan program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) pada tahun 2007 sebagai implementasi UU Guru dan Dosen, UNP Kediri dipercaya menjadi salah satu pelaksana utama di Jawa Timur. UNP Kediri ditunjuk sebagai Subrayon di bawah Rayon 114 Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pola Pelatihan selama satu dekade, UNP Kediri rutin menyelenggarakan diklat intensif (karantina) selama 10 hingga 11 hari. Ribuan guru dari wilayah Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, hingga Trenggalek mengikuti ujian kompetensi, workshop perangkat pembelajaran, dan peer teaching di kampus serta hotel-hotel mitra di Kediri.
Memasuki tahun 2017, pemerintah pusat mengevaluasi efektivitas PLPG. Pola diklat singkat dinilai kurang optimal dalam membentuk kompetensi guru profesional secara mendalam. Restrukturisasi Kampus: UNP Kediri mulai membenahi infrastruktur, kurikulum, dan kesiapan dosen untuk menyambut sistem sertifikasi baru yang berbasis perkuliahan formal. Tahun 2017 menjadi tahun terakhir pelaksanaan PLPG murni. Pada tahun 2018, sempat ada program transisi berupa UTN (Ujian Tulis Nasional) ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. setelah itu, PLPG resmi dihapus secara nasional.
Memasuki era baru 2023, UNP Kediri kembali dipercaya dalam penyelenggaraan pendidikan profesi. Saat ini Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) berada di bawah pengelolaan Program Pascasarjana – Universitas Nusantara PGRI Kediri berdiri pada tahun 2023 dengan lima program studi, yaitu :
1. Pendidikan Matematika,
2. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini,
3. Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
4. Bimbingan Konseling, dan
5. Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Recent Comments